Ngemplak Simongan, Semarang Barat – Hipertensi dan diabetes mellitus merupakan penyakit tidak menular (PTM) yang kerap disebut sebagai silent killer karena dapat berkembang tanpa gejala pada tahap awal. Akibatnya, banyak penderita baru menyadari kondisi kesehatannya setelah muncul komplikasi serius, seperti penyakit jantung, stroke, hingga gangguan ginjal.
Sebagai upaya pencegahan dan deteksi dini, mahasiswa KKN-T Tim 8 Universitas Diponegoro menyelenggarakan kegiatan skrining kesehatan bagi warga RW 2 Desa Ngemplak Simongan, Kecamatan Semarang Barat, pada 17 Januari 2026.
Kegiatan skrining kesehatan ini dilaksanakan oleh tim multidisiplin yang terdiri atas mahasiswa dari Program Studi Farmasi, Kesehatan Masyarakat, Matematika, serta Fakultas Teknik yang meliputi Teknik Mesin, Teknik Sipil, dan Arsitektur. Kolaborasi lintas disiplin tersebut bertujuan memberikan pelayanan kesehatan yang komprehensif, tidak hanya melalui pemeriksaan tekanan darah, tetapi juga melalui edukasi mengenai pentingnya deteksi dini serta penerapan pola hidup sehat di lingkungan masyarakat.
Berdasarkan hasil skrining terhadap 50 warga RW 2, ditemukan kondisi tekanan darah yang memerlukan perhatian serius. Sebanyak 10 persen warga (5 orang) berada pada kategori tekanan darah normal, sementara 36 persen warga (18 orang) termasuk dalam kategori pra-hipertensi. Persentase tertinggi terdapat pada kategori hipertensi, yakni sebesar 54 persen (27 orang) dengan tekanan darah ≥140/90 mmHg. Temuan ini menunjukkan tingginya risiko penyakit kardiovaskular di masyarakat apabila tidak diiringi dengan perubahan gaya hidup yang lebih sehat.
Selain melakukan pemeriksaan, mahasiswa KKN-T Tim 8 Undip juga memberikan edukasi secara langsung kepada warga terkait hasil skrining serta anjuran penerapan pola hidup sehat, seperti pengaturan pola makan rendah garam sesuai prinsip Diet DASH, peningkatan aktivitas fisik secara rutin, dan pemeriksaan kesehatan berkala. Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Ibu Kamsiah, seorang ibu rumah tangga dan warga RW 2, menyampaikan bahwa layanan pemeriksaan kesehatan gratis tersebut sangat membantu masyarakat dalam mengetahui kondisi tekanan darah tanpa harus mendatangi fasilitas kesehatan.
Secara keseluruhan, kegiatan skrining kesehatan ini berjalan dengan lancar dan diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi masyarakat Desa Ngemplak Simongan untuk meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan serta pentingnya deteksi dini secara rutin.
Informasi lebih lanjut mengenai program, kegiatan, dan prestasi Prodi Farmasi dapat diakses melalui:
farmasi.fk.undip.ac.id
Instagram: @farmasiundip