Serunya Anak-anak di Semarang Belajar Gizi Lewat Food Model Box Berbasis AR – Karya Mahasiswa Undip

SEMARANG – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Diponegoro Tim 8 Kelompok 1 meluncurkan inovasi pembelajaran digital melalui Alat Peraga Edukatif (APE) berbasis Augmented Reality (AR). Kegiatan ini berlangsung di RW 02 Kelurahan Ngemplak Simongan, Semarang Barat, pada Minggu (25/1/2026).

Program ini menyasar anak-anak usia Taman Kanak-Kanak (TK) hingga Sekolah Dasar (SD) untuk mendukung edukasi gizi “Isi Piringku”. Alat peraga berbasis AR ini menampilkan visualisasi 3D dari kelompok makanan sesuai pedoman Kementerian Kesehatan, mulai dari makanan pokok, lauk-pauk, sayuran, hingga buah-buahan.

Inisiator program, Muhamad Ulil Ahkam, menjelaskan bahwa media ini dirancang menggunakan platform Assemblrworld. Desain visual disimpan dalam kode QR yang dicetak pada kemasan Food Model Box. “Kami memilih metode AR sebagai alat peraga edukatif untuk menarik perhatian anak-anak Gen Alpha yang sudah sangat akrab dengan dunia digital. Tidak hanya melihat model 3D yang ‘hidup’, anak-anak juga bisa membaca deskripsi dan manfaat kandungan gizi dari setiap makanan yang muncul di layar,” ujar Ahkam.

Sebanyak 33 anak berpartisipasi dengan antusias dalam kegiatan ini. Metode pelaksanaan dikemas melalui Focus Group Discussion (FGD) dan permainan interaktif. Peserta dibagi menjadi empat kelompok, di mana setiap kelompok didampingi mahasiswa KKN untuk memindai (scan) Food Model Box. Setelah model 3D muncul, setiap kelompok berlomba maju ke depan untuk mempresentasikan menu gizi seimbang yang mereka dapatkan.

Abrar, salah satu peserta, mengaku sangat senang dengan metode belajar ini. “Programnya seru, tadi mainnya berkelompok dan gambarnya bisa keluar,” ungkapnya. Di akhir acara, setiap peserta mendapatkan Food Model Box untuk dibawa pulang. Harapannya, alat peraga ini dapat terus dimainkan di rumah, sehingga edukasi mengenai gizi seimbang tetap berlanjut dalam lingkup keluarga.