Ngemplak Simongan, 18 Januari 2026 – Tingginya penggunaan energi listrik di rumah tangga sering kali disebabkan oleh kondisi rumah yang panas dan kurangnya pemanfaatan pencahayaan serta ventilasi alami. Di wilayah beriklim tropis seperti Indonesia, rumah yang tidak dirancang atau dikelola dengan baik dapat menyebabkan penggunaan kipas angin dan pendingin udara secara berlebihan, sehingga berdampak pada meningkatnya biaya listrik dan menurunnya kenyamanan ruang.
Sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya penghematan energi di lingkungan rumah tinggal, KKN-T Tim 8 Universitas Diponegoro melaksanakan kegiatan Penyuluhan Edukasi Rumah Hemat Energi di Kelurahan Ngemplak Simongan, Kecamatan Semarang Barat. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 18 Januari 2026, bersama ibu-ibu RT 08 RW 02 yang sedang melaksanakan arisan Dasa Wisma sekaligus pertemuan rutin bulanan.
Kegiatan penyuluhan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai penyebab utama rumah terasa panas, serta cara-cara sederhana untuk mengurangi panas dan penggunaan listrik tanpa perlu melakukan renovasi besar. Materi yang disampaikan meliputi pemanfaatan ventilasi silang dengan membuka jendela, penggunaan roster atau lubang angin, pemilihan warna dinding dan atap yang terang, penggunaan tirai tipis, pemasangan shading sederhana, serta pemanfaatan tanaman peneduh dan tanaman rambat di sekitar rumah.
Selain itu, mahasiswa KKN yang berasal dari program studi Arsitektur dan Teknik Sipil juga menyampaikan kebiasaan sehari-hari yang dapat mendukung penghematan energi, seperti mematikan lampu saat ruangan kosong, membuka jendela pada pagi hingga siang hari, mengatur waktu penggunaan AC atau kipas, serta memanfaatkan kembali air bekas AC atau air bilasan cucian untuk menyiram tanaman.
Ibu-ibu yang mengikuti kegiatan menunjukkan antusiasme yang tinggi selama penyuluhan berlangsung. Hal ini terlihat dari diskusi yang aktif dan respons positif terhadap contoh-contoh penerapan yang disampaikan, karena dianggap dekat dengan keseharian dan mudah diterapkan di rumah masing-masing. Beberapa ibu bahkan menyadari bahwa praktik yang selama ini sudah mereka lakukan ternyata memiliki fungsi penting dalam menjaga kenyamanan rumah sekaligus menghemat energi, meskipun sebelumnya belum memahami manfaat tersebut secara menyeluruh.
Melalui kegiatan penyuluhan ini, diharapkan masyarakat Kelurahan Ngemplak Simongan dapat lebih sadar akan pentingnya pengelolaan rumah yang hemat energi, sehingga tercipta hunian yang lebih nyaman, sehat, dan efisien dalam penggunaan listrik, sekaligus berkontribusi dalam pengurangan dampak lingkungan.