Upaya Pencegahan Resistensi Antibiotik melalui Sosialisasi Kesehatan oleh Mahasiswa KKN

Pada tanggal 17 Januari 2026, mahasiswa KKN Tim 8 Universitas Diponegoro mengadakan sosialisasi kepada masyarakat RW 02 Kelurahan Ngemplak, Simongan mengenai penggunaan antibiotik yang benar dan tepat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya penggunaan antibiotik sesuai dengan anjuran tenaga medis, serta untuk mencegah resistensi antibiotik yang dapat mengurangi efektivitas pengobatan di masa depan.

Antibiotik digunakan untuk mengobati infeksi bakteri, namun banyak masyarakat yang masih salah kaprah dalam penggunaannya. Banyak yang menggunakan antibiotik tanpa resep dokter, tidak menghabiskan obat sesuai dosis yang diberikan, atau menggunakan sisa antibiotik lama. Hal ini berpotensi menyebabkan resistensi antibiotik, yang dapat menyebabkan pengobatan menjadi tidak efektif.

Dalam kegiatan ini, mahasiswa KKN memberikan edukasi mengenai pengertian antibiotik, contoh penyakit yang memerlukan antibiotik, kesalahan umum dalam penggunaannya, serta prinsip penggunaan yang benar. Materi disampaikan dengan cara yang mudah dipahami, dan dilengkapi dengan pembagian leaflet edukatif untuk memberikan informasi yang lebih mendalam.

Kegiatan ini mendapatkan respon positif dari masyarakat, salah satunya Ibu Lestari, yang menyampaikan bahwa sosialisasi ini sangat bermanfaat dan memberikan pemahaman yang jelas. Diharapkan dengan adanya sosialisasi ini, masyarakat dapat menggunakan antibiotik secara rasional, aman, dan bertanggung jawab, demi mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

📌 Informasi lebih lanjut mengenai program, kegiatan, dan prestasi Prodi Farmasi dapat diakses melalui:

🌐 farmasi.fk.undip.ac.id
📷 Instagram: @farmasiundip