Customize Consent Preferences

We use cookies to help you navigate efficiently and perform certain functions. You will find detailed information about all cookies under each consent category below.

The cookies that are categorized as "Necessary" are stored on your browser as they are essential for enabling the basic functionalities of the site. ... 

Always Active

Necessary cookies are required to enable the basic features of this site, such as providing secure log-in or adjusting your consent preferences. These cookies do not store any personally identifiable data.

No cookies to display.

Functional cookies help perform certain functionalities like sharing the content of the website on social media platforms, collecting feedback, and other third-party features.

No cookies to display.

Analytical cookies are used to understand how visitors interact with the website. These cookies help provide information on metrics such as the number of visitors, bounce rate, traffic source, etc.

No cookies to display.

Performance cookies are used to understand and analyze the key performance indexes of the website which helps in delivering a better user experience for the visitors.

No cookies to display.

Advertisement cookies are used to provide visitors with customized advertisements based on the pages you visited previously and to analyze the effectiveness of the ad campaigns.

No cookies to display.

Bioinformatika, sebagaimana didefinisikan oleh National Human Genome Research Institute, adalah subdisiplin ilmiah yang melibatkan penggunaan teknologi komputer untuk mengumpulkan, menyimpan, menganalisis, dan menyebarkan data dan informasi biologis, seperti urutan atau anotasi DNA dan asam amino tentang urutan tersebut. Bioinformatika dapat berfungsi untuk mengidentifikasi determinan kerentanan dan menerangi jalur patogen yang terlibat dalam penyakit dan akan memberikan kesempatan untuk pengembangan terapi yang ditargetkan. Bioinformatika memainkan peran penting dalam pengembangan obat dan terapi kanker yang ditargetkan. Terapi kanker dapat mengambil manfaat dari penerapan bioinformatika dalam pengenalan dan verifikasi biomarker serta pengukuran perkembangan penyakit. Oleh karena itu, bioinformatika berperan besar dalam pemilihan target obat.

Untuk menambah pengetahuan mengenai bioinformatika dalam penelitian/praktik kesehatan & medis, program studi farmasi menyelenggarakan program stadium generale yang mengundang keahlian di bidang bioinformatika. Dalam kesempatan ini, Prof. Emmanuel Cornillot dari facultie de pharmacie, Universite de Montpellier diundang untuk memberikan kuliah dan pengalaman terkait pendekatan Bioinformatika dalam pengembangan pengobatan kanker. Bertajuk “Analisis Bioinformatika Target dan Pengobatan Obat Kanker”, acara ini berlangsung pada tanggal 7 Oktober, pukul 15.00-17.00 di ruang teater, gedung B, Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro. Perkuliahan berjalan dengan lancar dan menimbulkan antusiasme yang besar dari para peserta. Para peserta yang merupakan mahasiswa dari tahun pertama hingga ketiga mempelajari pengetahuan dan pengalaman baru terkait pendekatan bioinformatika, dimana pendekatan tersebut belum banyak dikenal dan diterapkan di Indonesia.

Kiprah Prof Emmanuel terkait dalam penggunaan pendekatan bioinformatika untuk penelitian di bidang target obat Kanker. Timnya telah berhasil mengembangkan algoritma untuk digunakan dalam menemukan target terbaik untuk pengobatan kanker. Bioinformatika dalam target dan pengobatan obat kanker adalah pendekatan yang sangat menjanjikan karena fakta bahwa penelitian tentang kanker telah berkembang secara eksponensial dan menghasilkan jutaan informasi yang perlu diproses dan dimanfaatkan untuk meningkatkan kemanjuran dan keamanan terapi kanker. Penelitian berbasis data dan implementasi klinis studi bioinformatika mungkin merupakan pilihan terbaik untuk memastikan “data besar” ini dapat dianalisis dengan baik.

Prof. Emmanuel membagikan pengalamannya bekerja di bidang bioinformatika dalam penemuan target kanker. Temuan ini sangat membantu dalam mengurangi kematian akibat kanker. Penelitian untuk penemuan biomarker dinilai sangat penting untuk mengurangi kematian yang terjadi akibat keterlambatan pengobatan. Berbagai target kanker telah dijelaskan dalam kuliah, dan beberapa target yang diteliti sangat menjanjikan untuk mengembangkan pengobatan berbasis target untuk kanker.

Kami berharap acara ini akan menjadi paparan awal yang baik dalam mempersiapkan mahasiswa dan anggota fakultas untuk mengembangkan penelitian di bidang bioinformatika.